Skenario (detail dialog) film Perahu Kertas 2

Asuransi Jiwa dan Kesehatan itu ternyata preminya terjangkau dan memberikan banyak perlindungan

Lama aku tunggu film Perahu Kertas ada di youtube. Akhirnya ada tanggal 3 Januari 2012. Terima kasih.

Aku orang paling jahat sedunia Kak. Ada orang sebaik Remi, sesempurna Remi yang sayang banget sama aku. Tapi terus aku gak bisa.
Karena Keenan ? Gie, Gie ! Dari dulu kalau kamu cerita temanmu yang namanya Keenan itu Gie. Matamu langsung bercahaya. Kamu itu lebih hidup. Nyawa kamu tiba-tiba nambah dua aja. Remi itu kan teman baik aku. Aku tahu kamu deket sama dia. Aku orang yang paling seneng. Tapi apa ya ? Aku itu gak lihat cahaya yang sama dengan apa yang aku lihat kalau kamu cerita teman kamu yang namanya Keenan itu.
Aku ketemu pacarnya di Bali. Dia baik banget. Dan aku seneng lihat Keenan dapet cewek kayak gitu.
Tapi tetep aja. Tetep patah hati kan? Ya kan Gie?
Ehhh. Ini semua ngebingungin banget. Apalagi ada ini(cincin pemberian Remi). Kugie mau kabur aja ke Timbuktu.
Kok ke Timbuktu sih? Gie, ini itu bukan dongeng. Ya ini hidup. Hadepin. Kamu harus berani. Berani jujur diri kamu sendiri. Jujur sama orang yang kamu sayangin. Gak semua dongeng bisa happy ending, apalagi realitas.

—–

Udah gak perlu kayak gini Gie. Aku tahunya dari sini. Kugy Kamaleon. Saya cinta, selalu cinta dan akan terus cinta sama kamu. Perasaan ini gak bakalan ada di sini Gie (sambil memindahkan cincin ke jari manis Kugie). Remi manusia luar biasa. Kalian beruntung mendapatkan satu sama lain. Dijaga ya!
Aku ketemu satu perempuan di Bali. Dia kayak malaikat Nan. Dan dari Remi juga aku tahu kalau dia itu Luhde. Dia yang nemenin kamu selama di Bali kan? Dan lukisan kamu tiap hari aku jatuh cinta lihat lukisan kamu di kantor. Dan aku gak nyangka kalau itu kamu yang buat. Aku gak nyangka kalau inisial KK itu Keenan K…..
Bukan Gie, KK itu Keenan dan Kugie. Aku anggap itu karya kita berdua. Bisa berkarya bersama kamu itu lebih dari cukup Gie.
Buat aku juga. Eh (rintihan kugie menahan haru. Aku tahu, kamu tahu, hatiku juga tahu. Kalau kita memilih yang terbaik. Gak boleh lari-larian lagi. Gak boleh rahasia-rahasiaan lagi ya! Jaga diri kamu ya Keenan! (Keenan ke luar kamar). Aku mohon. Aku gak bisa, aku gak bisa. Aku gak mau sepuluh tahun lagi, dua puluh tahun lagi aku sakit kayak gini setiap kali aku ingat kamu. Aku gak mau, aku gak bisa.
Gie, Gie, nggak. Aku yakin kamu bisa. Aku yakin. Aku yakin kita bisa Gie.
Aku pasrah Nus. Seperti semua perahu kertas yang aku larung. Dia gak pernah tahu bakal mengalir kemana. Gak semua cerita bisa happy ending.

—-

Papa cuma ngebayang. Apa rasanya kalau kita hidup di dua dunia. Kamu pernah ngebayangin ? Kalau ikan dipaksa jadi amphibi. Di air dia bahagia, tapi di darat dia sekarat.
Apa maksudnya?
Kamu melukis itu air kamu. Tapi papa selalu paksa kamu keluar dari situ.
Saya gak mungkin bohong. Kerja di kantor papa memang bukan cita-cita saya. Tapi saya ikhlas Pa.
Dari dulu papa selalu menentang dengan keras kamu melukis. Suatu saat papa akan cerita kenapa. Tapi sekarang cukup kamu tahu. Papa ikhlas, sudah saatnya kamu kembali.
Kemana Pa?
Ke dunia kamu. Kamu berhak melanjutkan karir kamu. Kamu di sini, di bali. Terserah kamu.
Tapi Papa!
Keenan. Kamu sudah cukup berkorban, sudah cukup. Sekarang kamu bebas Nak!

—–

Hari ini aku bermimpi. Aku bermimpi bisa selamanya menulis dongeng. Aku bermimpi bisa berbagi dunia itu bersama ilustrasimu. Karena bersama kamu aku tidak takut lagi menjadi pemimpi. Karena hanya bersama kamu segalanya terasa dekat. Dan bumi hanya sebutir debu di bawah telapak kaki kita.

—–

Pernah gak, Keenan minta buku ini dikasih sama kamu? Pernah gak kamu minta dikasih cincin ini sama aku? Gak pernah kan? Cari orang yang bisa kasih ke kamu segala-galanya apapun itu tanpa harus kamu minta.
Tapi itu kamu Remi. You give me everything tanpa harus aku minta.
Tapi kamu sudah ketemu, aku yang belum.

—-

Hati itu bukan memilih. Hati itu dipilih. Saya tidak mau selamanya jadi bayang-bayang. (Luhde dan Keenan)

—-

Dalam hidup gak ada jaminan buat terus bahagia
Gak ada kepastian buat apapun
Setiap orang bisa terlempar keluar dari kotak rasa nyamannya secara tiba-tiba

Kita memang hidup dalam skat-sekat, pengotakan, pelabelan
Dan saat label kita dicabut, kita bukan siapa-siapa lagi

About r1sthree

Pribadi yg sederhana. Pekerja IT. Tertarik dengan komputer, web design, vb programming, internet, dll.

Posted on January 11, 2013, in Cinta, Filosofi Hidup and tagged , , , . Bookmark the permalink. 10 Comments.

  1. waaa, saya blm smpt nntn filmnya😀

  2. saya malah pengen cari novelnya….
    (seru yang mana ya..? ama film-nya…)

  3. resensinya kebanyak spoiler nih..
    lebih suka membaca bukunya..

  4. dari programmer menjadi sutradara?

  5. ini kakak bikin sendiri? :O

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: