Sebagian yang pahit untuk sebuah yang manis – Kisah Sepotong Roti

Diambil dari Kisah-Kisah Teladan Islami Penuh Hikmah

Kisah Sepotong Roti

Kadang kita bertanya, mengapa ALLAH menimpakan semua ini kepada kita?

Ketika ada seorang anak perempuan yang melewati hari yang begitu berat. Semua yang dikerjakannya serba salah hari itu, dan segudang kesialan yang dihadir bagai tiada berhenti. Saat itulah, sang ibu menghiburnya, berharap melihat kembali senyum menghias bibir anaknya.

“Anakku, ibu sedang membuat kue. Maukah kamu?”.
Dengan sedikit menghela napasnya, si anak mengiyakannya. “Ikutlah kamu ke dapur bersama ibu. ibu tahu, kamu suka sekali makan kue, nak.”Sesampainya di dapur, sang anak duduk diseberang meja, berseberangan dengan ibunya.”Nak maukah kamu minum minyak wijen ini?” terkejut dengan pertanyaan ibunya, sang anak menjawab,” ah, ibu. Nggak lucu deh.” Tersenyum ibunya menimpali,” Kalau begitu, maukah kamu makan telur mentah ini?” Lagi-lagi sang anak terperangah dengan pertanyaan itu. Jawabnya, “Ibu ini gimana sih, katanya buat kue? Mana mungkinlah aku memakan telur mentah itu”. Masih dengan ketenangan bak super woman, sang ibu menimpali, “Masih ada sedikit tepung panir mentah yang siap dimakan. Mau?” Putus asa sudah sang anak, “IBU KETERLALUAN…!!!!”Dengan sigap sang ibu menyahut, “Anakku, bahan-bahan ini masih mentah dan belum dicampur bersama-sama. Tetapi kalau kamu memasak dan mencampurnya bersama-sama, maka jadilah KUE YANG LEZAT.ALLAH bekerja dengan cara yang sama, Anakku.
Saat kita bertanya mengapa kita melewati potongan-potongan mozaik kehidupan yang begitu sulit, kita tidak pernah mau memahami berkah-berkah yang sedang DIA siapkan untuk kita di depan. Hanya DIA yang tahu. DIA tidak akan pernah membiarkan KITA JATUH, SAMPAI MELEWATI BATAS KEMAMPUAN KITA BERTAHAN. DIA sangat menyayangi semua makhluknya.

Kita tidak perlu berkutat dengan bahan-bahan mentahnya, percayalah hanya DIA. Dan kita akan melihat sesuatu yang luar biasa terjadi. ALLAH begitu mengasihi kita.

DIA selalu mengirimkan percik bunga-bunga cantik disetiap musim semi tiba, DIA menerbitkan matahari yang dengan kehangatannya semua makhluk hidup bermetabolisme untuk hidupnya, DIA yang menggantikan siang dengan malam, DIA yang selalu mendengarkan curahan kita, DIA yang menerangi hati kita dikala gulita.

DIA bisa ada dimana saja di dunia ini, tetapi alangkah bahagianya kita jika DIA memilih untuk tinggal di HATI KITA, anakku. Maka, sudahkah semua percik air mata kesusahanmu engkau muarakan ke DIA? Karena hanya DIA-lah Sang Maha Bijaksana, yang akan memberikanmu jalan terbaik dalam hidupmu. PERCAYALAH.”

About r1sthree

Pribadi yg sederhana. Pekerja IT. Tertarik dengan komputer, web design, vb programming, internet, dll.

Posted on October 18, 2012, in Cerita, Psikologi and tagged , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Love it…
    bagus banget artikelnya.

  2. I’ve been browsing online greater than 3 hours these days, but
    I never found any fascinating article like yours. It’s beautiful worth sufficient
    for me. Personally, if all webmasters and bloggers
    made good content as you did, the net will probably be much more helpful than ever before.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: